PGSD Kampus UNESA 5 Jalin Kerja Sama Internasional dengan Batangas State University Filipina
Magetan, 4 September 2025 — Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Kampus UNESA 5 kembali memperluas jejaring akademik internasional melalui penandatanganan dokumen Initial Arrangements dengan Batangas State University, Filipina. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat internasionalisasi program studi sekaligus membuka berbagai peluang kolaborasi akademik bagi dosen dan mahasiswa.
Suasana hangat dan penuh semangat persahabatan mewarnai kunjungan delegasi Batangas State University ke Kampus UNESA 5. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Filipina dan Indonesia Raya oleh seluruh peserta sebagai simbol penghormatan, persahabatan, dan komitmen bersama untuk membangun kerja sama pendidikan lintas negara.
Agenda utama kegiatan adalah penandatanganan dokumen Initial Arrangements sebagai fondasi awal pembentukan kemitraan strategis antara kedua institusi. Melalui kerja sama ini, PGSD Kampus UNESA 5 dan Batangas State University berkomitmen mengembangkan berbagai program akademik yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Delegasi Batangas State University dipimpin oleh Dr. Marvin C. Hernandez. Dalam sambutannya, ia menyampaikan optimismenya terhadap berbagai peluang kerja sama yang dapat diwujudkan di masa mendatang.
"Kami melihat potensi besar untuk membangun kolaborasi yang saling menguntungkan antara Batangas State University dan PGSD Kampus UNESA 5. Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai program akademik yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan institusi kedua belah pihak," ungkap Dr. Hernandez.
Beberapa bentuk kolaborasi yang direncanakan meliputi penelitian bersama, program magang internasional, pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, kuliah tamu internasional, seminar bersama, serta berbagai kegiatan akademik yang mendukung pengembangan kompetensi global mahasiswa dan dosen.
Koordinator Program Studi PGSD Kampus UNESA 5, Dr. Delia Indrawati, M.Pd., menyambut baik terjalinnya kerja sama internasional tersebut. Menurutnya, kemitraan dengan perguruan tinggi luar negeri merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas lulusan dan memperluas wawasan global mahasiswa.
"Kerja sama ini menjadi peluang yang sangat berharga bagi mahasiswa dan dosen PGSD untuk memperoleh pengalaman akademik internasional. Kami berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan program-program yang mendukung peningkatan kompetensi calon guru sekolah dasar agar mampu beradaptasi dengan perkembangan pendidikan global," ujar Dr. Delia Indrawati, M.Pd.
Turut memberikan sambutan, Berne Grac A. Padua yang memaparkan berbagai program unggulan, capaian akademik, serta fokus penelitian yang dikembangkan oleh Batangas State University. Ia juga menyampaikan harapannya agar kemitraan ini dapat berkembang menjadi berbagai program kolaboratif yang berkelanjutan.
Bagi mahasiswa PGSD, kerja sama internasional ini membuka kesempatan untuk berinteraksi dengan lingkungan akademik global, memperluas wawasan lintas budaya, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi internasional yang sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan abad ke-21.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Kampus UNESA 5 dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan mutu pendidikan tinggi dan internasionalisasi pembelajaran. Selain itu, kerja sama ini juga mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi lintas negara dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia. Penguatan kompetensi global mahasiswa dan dosen juga berkontribusi terhadap SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing internasional.
Melalui kemitraan dengan Batangas State University, PGSD Kampus UNESA 5 semakin mempertegas komitmennya untuk menjadi program studi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi global. Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan dasar di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara.