PGSD Beraksi: Talkshow Inspiratif dan Aksi Hijau Menanam Tabebuya di Kampus 5 UNESA
11 Juni 2025 Fakultas Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Negeri Surabaya (UNESA), melaksanakan kegiatan yang meningkatkan perannya sebagai instansi Pendidikan. Kegiatan ini berupa Talkshow inspiratif dan juga penanaman pohon Tabebuya sebagai peringatan Hari Lingkungan Hidup. Dengan diadakannya kegiatan ini dapat meningkatkan peran UNESA dalam Pembangunan karakter mahasiswa dan kepeduliannya terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya. Tak lupa juga program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), ikut turut serta dalam menyukseskan jalannya kegiatan ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran civitas akademika terhadap isu-isu lingkungan hidup sekaligus membangun karakter dari mahasiswa dalam mewujudkan kampus yang hijau dan berdaya saing. Talkshow yang menjadi pembuka kegiatan menghadirkan narasumber ternama, yaitu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan, dan Peneliti Utama dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Timur. Di dalam Talkshow ini dibahas bagaimana tantangan dan strategi dalam mewujudkan pelestarian lingkungan yang hijau dan asri di era globalisasi, dan juga tak lupa membahas masalah-masalah yang terjadi di lingkungan sekitar kampus. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peran aktif dari mahasiswa sebagai agent of change dalam menggerakkan generasi muda demi terwujudnya pelestarian lingkungan dalam era globalisasi ini.
Setelah dilaksanakannya Talkshow inspiratif, kegiatan ini dilanjutkan dengan penanaman pohon Tabebuya, yang dikenal sebagai “Sakura-nya Indonesia.” Penanaman ini dilakukan oleh seluruh peserta yang ikut hadir dalam kegiatan ini, termasuk juga Narasumber kegiatan dan direktur kampus 5 UNESA. Dalam momentum ini, mahasiswa PGSD turut berperan aktif dengan mengirimkan delegasi dari Himpunan Mahasiswa PGSD untuk memeriahkan kegiatan. Tak hanya hadir sebagai peserta, mereka juga terlibat langsung dalam proses penanaman pohon dan menjalin kolaborasi dengan sesama mahasiswa lintas program studi. Keterlibatan ini mencerminkan nilai-nilai kepedulian, kerja sama, dan tanggung jawab sosial yang menjadi bagian integral dari pembentukan karakter calon guru masa depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat penghijauan dan edukasi lingkungan terus tumbuh dalam budaya kampus. Penanaman pohon bukan hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga bagian dari praktik nyata pendidikan karakter, terutama di lingkungan Program Studi PGSD. Seperti halnya pohon Tabebuya yang akan tumbuh dan berbunga di masa mendatang, para mahasiswa pun diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berpengetahuan, peduli, dan mampu memberikan warna bagi masyarakat.