PENGUATAN INTENSIF DALAM PENYUSUNAN CP, TP, ATP,DAN KTTP
PADA MAHASISWA PGSD BERSAMA DOSEN PRAKTISI
Pada pertemuan kedua mata kuliah Perencanaan Pembelajaran, dosen praktisi memberikan penguatan intensif mengenai penyusunan kepada mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) mengenai:
- Capaian Pembelajaran (CP)
- Tujuan Pembelajaran (TP)
- Alur Sasaran Pembelajaran (ATP)
- Kriteria Ketuntasan Pembelajaran (KKTP)
Melalui sesi pemaparan tugas, umpan balik yang membangun, serta penyajian materi penilaian pembelajaran secara mendalam dan komprehensif. Kegiatan diawali dengan presentasi individu tugas-tugas mengenai CP (tujuan akhir pembelajaran atau kompetensi yang diharapakan dicapai peserta didik diakhir fase), TP (pencapaian, pengetahuan, ketrampilan terstruktur yang diturunkan dari CP) dan ATP (rangkaian TP yang disusun secara sistematis logis, dan berurutan) yang disusun oleh mahasiswa, dilanjutkan dengan komentar dari anggota kelompok mengenai kesesuaian kata, keterpaduan antara CP, TP, ATP, dan ketepatan penggunaan kata kerja operasional yang tepat. Setelah tahap tersebut, dosen praktisi memberikan umpan balik yang lebih mendalam dan rinci mengenai cara memperbaiki struktur sasaran pembelajaran, sinkronisasi alur kompetensi, dan memastikan indikator dapat diukur secara akurat dan relevan dengan capaian pembelajaran yang diharapkan.
Dosen praktisi memberikan pembelajaran tentang proses penyusunan Sasaran Pembelajaran (TP) dan Alur Sasaran Pembelajaran (ATP) harus diawali dengan analisis mendalam terhadap Capaian Pembelajaran (CP) dan dapat dilakukan melalui tiga teknik utama
- merumuskan sasaran langsung dari CP
- menganalisis kompetensi dan cakupan materi yang relevan
- merumuskan TP yang melintasi berbagai unsur pembelajaran.
Dosen praktisi juga memaparkan berbagai model-model pembelajaran inovatif, yaitu:
- Pembelajaran Berbasis Proyek
- Pembelajaran Berbasis Masalah
- Pembelajaran Penemuan
- Pembelajaran Kooperatif
- Pembelajaran Berbasis Inkuiri
- Pembelajaran Kontekstual
Berfungsi sebagai kerangka konseptual untuk mengembangkan pembelajaran aktif, partisipatif, dan bermakna mendalam. Bagian presentasi ini juga menjelaskan perbedaan mendasar antara pendekatan, model pembelajaran, dan metode, yang diperkuat dengan penjelasan rinci tentang sintaksis dan fungsi setiap elemen dalam konteks perencanaan pembelajaran komprehensif. Pada kegiatan akhir dosen praktik mempresentasikan skenario pembelajaran lengkap yang mencakup pendahuluan, tujuan yang jelas, penyajian materi inti, diskusi kelompok interaktif, penyajian hasil dan sesi tanya jawab, serta refleksi akhir dengan penguatan, sebagai model alur pembelajaran yang dapat diadaptasi mahasiswa saat mengajar di lingkungan sekolah dasar. Pertemuan diakhiri dengan penegasan yang kuat tentang pentingnya kolaborasi antar mahasiswa dan kesiapan penuh mahasiswa PGSD untuk menerapkan rencana pembelajaran yang telah mereka pelajari secara langsung di kelas.
Disusun Oleh Kelompok 4 :
1. Roman DaniMoreno 24111744044
2. Rita Yulianingsih_24111744047
3. Senja Raudahtul Jannah_24111744054
4. Jeyseka Septa Maharani_24111744059
5. Natasya Eka Putri 24111744065
6. Nabila Nevira Sendy_24111744066