Peran Guru Kreatif di Era Digital
Dalam PembelajaranMendalam (Deep Learning). Perkembangan pesat teknologi mempermudah proses pembelajaranbagi guru dan siswa, namun ditekankan bahwa teknologi tidak akan pernahmenggantikan guru; sebaliknya, guru yang menggunakan teknologi akanmenggantikan guru yang tidak. Sesuatu yangtidak bisa digantikan oleh teknologi adalah pendidikan karakter, yangmembutuhkan hubungan manusiawi, empati, dan keteladanan langsung
1. Tantangan Guru di Era Digital
Tantanganutama yang dihadapi guru di era digital meliputi:
- Perubahan Cepat Teknologi dan AI: Perlunya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan Kecerdasan Buatan (AI) yang sangat cepat.
- Generasi Alpha yang Digital Native: Menghadapi peserta didik yang sudah akrab dengan teknologi sejak lahir.
- Kebutuhan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Pembelajaran harus lebih dari sekadar menghafal, menuntut pemahaman konsep yang mendalam.
- Tantangan Literasi Digital dan Etika Penggunaan AI: Perlunya menanamkan kemampuan menggunakan teknologi secara bijak dan etis.
2. Ciri Guru Kreatif di Era Digital
Guru yang kreatif harus memilikikarakteristik berikut:
- Adaptasi terhadap Perubahan: Mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan baru.
- Kolaborasi dan Terbuka Inovasi: Bekerja sama dan selalu mencari cara baru dalam mengajar.
- Menggunakan Media Interaktif / Mobile Learning: Memanfaatkan alat seperti Canva, ChatGPT, Scratch, dll..
- Memberikan Ruang Eksplorasi dan Refleksi: Mendorong siswa untuk mencari tahu sendiri dan merenungkan pembelajaran.
3. Mobile Learning (M-Learning)
A. Mobile Learning (M-Learning) merupakan Metode pembelajaranyang memanfaatkan perangkat teknologi mobile, seperti smartphone,tablet, atau laptop. Metode ini Fleksibel yang memungkinkan akses materi kapan dan di mana saja, serta mendukung pendidikan berbasis teknologi.
- Contoh Implementasi M-Learning
a. E-BookInteraktif: Buku digital dengan video, audio, dan kuis.
b. Gamifikasi:Pembelajaran berbasis permainan menggunakan aplikasi mobile.
c. VideoPembelajaran: Akses ke materi melalui platform seperti YouTube atauEdpuzzle.
d. Kelas Online:Diskusi melalui aplikasi seperti Zoom atau Microsoft Teams.
e. AR danVR: Teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR).
f. Artificial Intelligence (AI):Pemanfaatan tools AI seperti Chat GPT, Gemini, Quillbot, dll.
4. E-Booksebagai Inovasi Literasi
E-Book adalah kombinasi dari Literasi Digital + Literasi Membaca.
- Keunggulan E-Book:
- Interaktif: Bisa disertai video, suara, dan kuis.
- Ramah Lingkungan: Mengurangi penggunaan kertas.
- Mudah Diakses.
- Mendukung Pembelajaran Berdiferensiasi.
- Strategi Meningkatkan Literasi dengan E-Book:
- Menggunakan platform digital yang menyediakan E-Book.
- Guru membuat E-Book tematik dengan tambahan gambar, video, atau komik edukatif.
- Siswa membaca dan membuat review digital.
- Disarankan penggunaan BuDi (Buku Digital) sebagai referensi atau bahan ajar untuk siswa sekolah dasar.