Pemanfaatan Anyflip dan Heyzine dalam Pembuatan E-book Interaktif di Sekolah Dasar
Penggunaan media digital
dalam pembelajaran menjadi kebutuhan penting di era sekarang, terutama dalam Upaya
menciptakan proses belajar yang lebih menarik dan bermakna. Melalui media
interaktif, guru dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih variasi sehingga
siswa lebih termotivasi untuk memahami materi. Hal ini terlihat dari
perbandingan 2 video pembelajaran yang menunjukkan perbedaan mencolok dalam
pendekatan mengajar.
Pada video pertama, guru
menggunakan metode konvensial sehingga pembelajaran tampak kurang menarik.
Siswa tidak terlibat secara aktif dan guru kurang dalam memberi ruang bagi
kreativitas siswa. Padahal, setiap siswa memiliki potensi serta cara berpikir
yang berbeda – beda. Kondisi ini menyebabkan pembelajaran terlihat monoton dan
kurang memberi kesempatan kepada siswa untuk mengekspresikan diri.
Berbeda dengan video
kedua, yang menampilkan seorang guru berperan sebagai fasilitator. Guru
memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir dan menjawab dengan cara
mereka sendiri tanpa adanya pemberian validasi jawaban tersebut benar atau salah.
Pendekatan ini mendorong semangat belajar dan menumbuhkan partispasi aktif
siswa. Hal ini, sejalan dengan prinsip pembelajaran di sekolah dasar, yaitu
memberikan layanan pendidikan yang ramah, inklusif, dan menerima semua peserta
didik, baik siswa reguler maupun anak berkebutuhan khusus (ABK).
Salah satu bentuk inovasi
pembelajaran yang dapat mendukung proses pembelajaran yang interaktif adalah penggunaan
E-book interaktif. E-book interaktif dapat membantu guru dalam menyajikan
materi secara lebih visual, dinamis, dan menarik. Dua aplikasi yang dapat
digunakan untuk membuat e-book interaktif adalah Anyflip dan Heyzine.
Anyflip
Anyflip merupakan sebuah
platfrom penerbitan digital yang memungkinkan pengguna membuat buku digital,
katalog, atau majalah secara mudah. Aplikasi ini menyediakan berbagai alat yang
intuitif untuk menghasilkan pengalaman membaca yang menarik. Selain itu,
Anyflip juga dapat dimanfaatkan untuk membuat perpustakaan digital yang dapat
diakses oleh siswa.
Guru juga dapat merancang
desain halaman terlebih dahulu melalui Canva, kemudian mengunggahnya ke
Anyflip. Namun, fitur untuk memasukkan video hanya tersedia pada versi
berbayar. Anyflip memiliki batas unggah maksimal 5 file setiap harinya dan terdapat
Batasan ukuran file PDF yang diunggah yaitu sebesar 100 MB.
Langkah – Langkah membuat
Anyflip
1.
Siapkan file PDF.
2.
Masuk ke akun Anyflip dan pilih Add new
book
3.
Isi judul, deskripsi, dan pilih template
yang diinginkan
4.
Klik save dan close
5.
Untuk membuat rak buku digital, buka “My
Book Case”, kemudian pilih “Add Book” atau “New Book Case”.
6.
Bagikan tautan perpustakaan digital kepada
pengguna atau siswa.
Heyzine
Heyzine memiliki beberapa
fungsi yang derupa dengan Anyflip, namun dengan beberapa keunggulan tertentu.
Setiap akun hanya dapat mengunggah maksimal 5 buku, dan jika file PDF diunggah
langsung dari Canva terdapat Batasan jumlah halaman. Sebaliknya, jika file
diunduh dari Canva dalam bentuk PDF dan kemudian diunggah ke Heyzine, jumlah
halaman dapat mencapai lebih dari 30. Salah satu kelebihan Heyzine Adalah kemampuannya
untuk memasukkan video, termasuk video dari youtube, selama sumber video
tersebut dicantumkan dengan jelas.
Langkah – Langkah membuat
e-book di Heyzine:
1.
Masuk atau sign in ke Heyzine
2.
Pilih New Flipbook
3.
Unggah file PDF, PPT, atau dokumen lainnya
4.
Isi judul dan informasi tambahan
· Pastikan
tersedia ruang pada desain halaman.
· Klik
ikon video.
· Seret
kursor ke area pembuatan video.
· Tempelkan
tautan video youtube.
Berbeda dengan Anyflip,
Heyzine tidak menyediakan fitur rak buku (bookcase), sehingga buku yang
diunggah berdiri secara mandiri.
Dari penjelasan diatas, pemanfaatan media digital seperti Anyflip dan Heyzine dapat memberikan peluang besar bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik. Melalui e-book interaktif, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih visual dan menyenangkan, sementara guru dapat berperan sebagai fasilitator yang mendukung berkembangnya kreativitas dan semangat belajar siswa. Dengan pemilihan aplikasi yang tepat dan penggunaan fitur yang optimal, proses pembelajaran di sekolah dasar dapat berlangsung lebih efektif dan ramah bagi semua peserta didik.
Penulis: Kelompok 3 Inovasi Media dan Bahan Ajar di SD