Lewat Praktik Nyata Pembagian Makanan Bergizi, Mahasiswa PGSD Angkatan 2025 UNESA Kampus 5 Magetan Sukses Jalani UAS
Magetan — Ada yang berbeda dengan suasana Ujian Akhir
Semester (UAS) di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus 5 Magetan.
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) angkatan 2025
tidak hanya diuji lewat lembar kertas di dalam ruang kelas, melainkan lewat
aksi nyata dengan menggelar praktik program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan inovatif ini berjalan dengan sangat tertib, hangat, dan penuh
antusiasme, sekaligus menjadi bukti nyata bagaimana evaluasi akademik dapat
dikemas secara kreatif dan berdampak langsung.
Pelaksanaan MBG dalam rangka UAS ini menjadi wadah yang
sangat baik bagi mahasiswa untuk menjembatani teori yang selama ini dipelajari
dengan realitas di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak sekadar
menyelesaikan tugas akhir secara administratif, tetapi juga dituntut untuk
berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, serta mengelola sebuah program
manajemen logistik secara mandiri. Hal ini sejalan dengan komitmen PGSD UNESA
untuk mencetak calon guru sekolah dasar yang tidak hanya unggul secara
akademis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang seimbang.
Salah satu hal yang paling mengesankan dari kegiatan ini
adalah kedisiplinan dan perhatian mahasiswa terhadap detail produk yang
disajikan. Paket
makanan dikemas dengan sangat rapi dan higienis menggunakan wadah transparan
yang bersih lengkap dengan label khusus bertuliskan "Limanesa". Menu
yang dihadirkan pun memenuhi standar gizi seimbang yang terdiri dari nasi, lauk
pauk kaya protein, sayur pelengkap, kerupuk, hingga asupan susu segar kemasan.
Kerapian dan kualitas penyajian ini menunjukkan rasa tanggung jawab,
integritas, dan profesionalisme kerja yang tinggi dari para mahasiswa.
Selain menguji kemampuan teknis, kegiatan ini menjadi
sarana penting untuk memperkuat kompetensi kolaborasi (collaborative learning)
di lingkungan kampus. Proses persiapan yang panjang mulai dari tahap penyusunan menu
sehat, perhitungan anggaran yang efisien, hingga manajemen distribusi yang rapi menuntut komunikasi dan
koordinasi yang matang antar kelompok.
Setiap mahasiswa memegang peranan penting yang saling mendukung satu sama lain.
Melalui dinamika kerja tim ini, ujian semester tidak lagi menjadi momen
akademik yang menegangkan, melainkan menjadi sarana pembentukan karakter yang
solid.
Dari perspektif dunia pendidikan, pengalaman mengelola
program pemenuhan gizi seperti ini memberikan bekal yang sangat berharga bagi
masa depan mahasiswa sebagai calon pendidik. Guru sekolah dasar modern saat ini
tidak hanya bertugas mengajar materi pelajaran, tetapi juga harus peka terhadap
kesehatan, tumbuh kembang, dan kesejahteraan fisik peserta didiknya. Melalui
praktik nyata MBG ini, mahasiswa PGSD angkatan 2025 belajar bagaimana merancang
sebuah program yang terstruktur, kontekstual, serta memiliki nilai edukasi
karakter yang kuat bagi anak-anak kelak.
Secara keseluruhan, keberhasilan agenda ini mempertegas
komitmen UNESA Kampus 5 Magetan dalam mendukung ekosistem pembelajaran yang
aktif, inovatif, dan berorientasi pada kemanfaatan sosial. Keseriusan mahasiswa
dalam menyusun administrasi pembagian hingga menyajikan produk akhir
membuktikan bahwa mereka siap tumbuh menjadi agen perubahan di dunia
pendidikan. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh Angkatan 2025 ini
dipastikan akan menjadi inspirasi positif dan cerita indah dalam perjalanan
akademik mereka di Kampus Magetan.