Dosen PGSD UNESA Kampus 5 Magetan Berkontribusi dalam Pelatihan Metode GASING untuk Tingkatkan Numerasi Siswa Kabupaten Magetan
Magetan, 23 Mei 2026 — Program peningkatan kemampuan numerasi siswa Kabupaten Magetan melalui pelatihan metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) sukses dilaksanakan selama 17 hari, mulai 4 hingga 23 Mei 2026, bertempat di SMP Negeri 1 Magetan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BAPPENAS, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Pemerintah Kabupaten Magetan, dan Gasing Academy sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan matematika di Kabupaten Magetan.
Dalam kegiatan ini, dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UNESA Kampus 5 Magetan turut berperan aktif sebagai fasilitator dan pendamping pembelajaran. Adapun dosen PGSD yang terlibat dalam program ini adalah Muh Syauqi Malik, M.Pd., Ika Febriana Wati, M.Pd., dan Muhammad Imaduddin, M.Pd. Kehadiran para dosen PGSD menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di daerah.
Pelatihan dilaksanakan secara sistematis melalui tiga tahapan utama, yaitu konkret, abstrak, dan mencongak. Pendekatan ini membantu siswa memahami konsep matematika secara bertahap sebelum mengembangkan kemampuan berhitung cepat. Seluruh proses pembelajaran dikemas secara interaktif dan menyenangkan melalui lagu, gerakan, permainan edukatif, serta jargon khas GASING yang mampu meningkatkan partisipasi dan antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung.
Program ini melibatkan 36 guru, 72 siswa, dan 8 dosen dari berbagai bidang keahlian. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan numerasi dasar siswa serta meningkatnya minat dan kepercayaan diri siswa dalam mempelajari matematika. Selain itu, para guru juga memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan metode GASING yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sehari-hari di sekolah.
Pada acara penutupan, hadir Bupati Magetan beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Magetan, Rektor UNESA beserta jajaran, Deputi BAPPENAS, serta pendiri Gasing Academy Prof. Yohanes Surya, Ph.D. Dalam kesempatan tersebut, secara resmi dideklarasikan Kabupaten Magetan sebagai “Kabupaten Magetan Cinta Matematika”, yang menjadi tonggak penting dalam transformasi pendidikan matematika di wilayah tersebut.
Metode GASING dikenal sebagai pendekatan pembelajaran matematika yang sederhana, menyenangkan, dan efektif. Selain meningkatkan kemampuan numerasi, metode ini juga mendorong pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta kemampuan memecahkan masalah. Berdasarkan hasil wawancara selama kegiatan, banyak siswa mengaku lebih senang belajar matematika dan merasa lebih percaya diri dalam melakukan perhitungan.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen PGSD UNESA Kampus 5 Magetan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu pembelajaran dan penguatan kemampuan numerasi peserta didik. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan dalam program ini juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Dampak jangka panjang program terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia juga mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kompetensi dasar yang dibutuhkan generasi masa depan.
Melalui keterlibatan aktif dosen PGSD dalam program ini, UNESA Kampus 5 Magetan terus menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dasar yang berkualitas. Diharapkan pelatihan metode GASING dapat menjadi model penguatan numerasi yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di berbagai daerah dalam mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang unggul, cerdas, dan berdaya saing.